AdeRai adalah atlet binaragawan asal Indonesia yang perstasinya suah diakui dunia hingga saat ini. Ade Rai terlahir di Jakarta pada tanggal 6 Mei 1970 dengan nama I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai. Ia adalah keturunan Bali Mon 04 Nov 2019; Mengulas Sosok Lola Diara, Selebgram Cantik yang Sukses Jadi Pengusaha di Usia Muda. NAMA selebgram Lola Diara tiba-tiba trending di H A. W. Widjaja. Bumi Aksara. 723 17200002. Etika politik pejabat negara. Dennis F. Thompson. YAYASAN OBOR INDONESIA. Bayu Agung : rahasia kekuatan dasa bayu dan energi bhuvana agung Kadek Yudhiantara. PARAMITA. I Gusti Rai Partia. BP. 803 181450001. Babaji and the 18 siddha kriya yoga tradition jilid 2. M. Govindan. 7Indonesia Super Rally 2016 Summary Report Linda Kristina Vonny Tresno Santoso Hidajat Atan Olivia Wiguna Crystal Manager Total Points: Ms Kurniati Ms Sulastri Crystal Manager Total Points: Lindra Riani Gonedi Herjanto Juniardi SH.M.Hum Crystal Executive Total Points: Rosana Tina Manager Total Points: Tan,. Helen Dra. TekHeng (Freddy Widjaja) Tek Hoat Tek Hok Tek Yau Temmy Kamxiong/Kambing t3mp3_bt@ Teng Hao Teodorus Idris Surjadi Sarif Teofilus Robby Tepuk Terence Widjaja James Teuku Faizal Teuku Harsha Harsha Thamrin & Rahman Law Firm harsha@trlaw.co.id Teuku Juliansyah Th. Adrianus Budi Susetyo PT MATAHARI PUTRA untukmemudahkan pencarian,,tekan tombol CTRL + F lalu isikan nama artis yg anda cari dgn format,misalnya WINDA_KHAIR,,ganti spasi dngan (_). HkCioZ. I Gusti Agung Rai Wirajaya merupakan anggota DPR komisi XI dari FPDI-P yang membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengawali perjalanan politiknya saat lelaki kelahiran Denpasar pada 16 Desember 1965 ini bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia. Karirnya yang melesat terbukti bahwa ia pernah menjabat sebagai wakil sekretaris III DPD PDI-P Bali pada tahun 1994 dan Sekretaris DPD PDI-P Bali pada periode 2000-2005. Latar belakang pendidikannya ia tempuh di Universitas Pendidikan Nasional Denpasar pada tahun 1989, kemudian ia mengambil English Course Edith Cowan Universitas Perth, dan pada tahun 2001 hingga 2003 ia mengambil program Pasca Sarjana di Universitas Pendidikan Nasional Denpasar. Baru-baru ini, ia terlibat dalam rapat yang tengah membahas tentang rancangan undang-undang mata uang yang melibatkan pihak perum peruri. Dalam pertemuan yang membahas tentang siapa pihak yang akan mencetak uang dan membeli kertas tersebut, Gusti Agung tergabung dalam 'panitia RUU Mata Uang' bersama dengan empat anggota DPR lainnya. Pertemuan tersebut mulanya santai dan 'berjalan sesuai koridor' namun rapat seketika kaku dan tegang ketika salah satu 'panitia', Mustafa Assegaf, menanyakan latar belakang pekerjaan direktur umum perum peruri, Junino Jahja yang ternyata adalah mantan Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat Komisi Pemberantas Korupsi. Mereka berlima seketika kaget dan memilih 'mundur' satu persatu. Beberapa pemberitaan menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut akan terjadi 'tawar menawar pasal' yang biasa dilakukan anggota DPR yang nakal. Setelah kejadian tersebut, pertemuan antara panitia dengan pihak peruri terhenti. Kuat dugaan jika pertemuan pada malam itu berlanjut, maka akan ada deal angka kesepakatan harga dari tawar menawar pasal. Nama Ade Rai kini seakan telah menjadi panutan bagi setiap orang yang menginginkan bentuk tubuh ideal. Selama berkarir di dunia binaragawan, pria yang memiliki tubuh atletis ini telah meraih sejumlah prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Guna mengetahui lebih lanjut tentang pria 49 tahun ini, berikut adalah profil lengkap Ade Rai. Masa Kecil Ade Rai dilahirkan pada tanggal 6 Mei tahun 1970 di Jakarta dengan nama I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai. Ayahnya adalah pria berdarah Bali yang bernama I Gusti Agung Rai Widjaja. Sedangkan ibunya yang bernama Selena Susanti adalah seorang wanita yang berasal dari kota Jakarta. Meski kini dikenal memiliki tubuh yang besar dan gagah, Ade Rai kecil ternyata memiliki tubuh yang berbanding terbalik dengan saat ini. Di usianya yang baru menginjak 10 tahun, ia hanya memiliki berat badan sekitar 25 kilogram. Saat remaja, dia adalah sosok yang tinggi dan kurus dengan berat badan tak lebih dari 55 kilogram. Sejatinya, sejak kecil, Ade malah lebih mengenal olahraga bulutangkis ketimbang binaraga. Olahraga ini menjadi hobi pria yang kini berusia 49 tahun tersebut sejak kecil. Namun, seiring berjalannya waktu, takdir malah mengantarkannya ke bidang binaraga. Ade berhenti bermain bulutangkis pada tahun 1987 karena kesibukannya mengurusi sekolah. Perjalanan Karir di Dunia Binaraga Tahun demi tahun berlalu. Ade Rai yang dikenal berbadan kurus kini mulai membentuk badannya dan menggeluti dunia binaraga. Pada tahun 1994, dia meraih gelar juara Nasional pertama di kelas berat binaraga. Gelar ini kemudian diikuti dengan gelar kejuaraan dunia Musclemania World pada tahun 1996. Kemenangan di ajang ini membuatnya dipercaya menjadi wakil Indonesia dalam turnamen antar negara Asia Tenggara, SEA Games tahun 1997. Dalam keikutsertaannya di ajang ini, Ade berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Kesuksesan Ade kemudian berlanjut dengan meraih gelar juara di ajang Mr. Asia Pro/Am Classic tahun 1998. Penghujung karir Ade Rai terjadi pada tahun 2000. Tahun ini merupakan kali terakhir ia berlaga di kompetisi binaraga internasional. Di tahun ini, ia berhasil mendapat dua gelar juara dunia berbeda. Masing-masing gelar tersebut adalah Superbody Professional dan Musclemania Professional. Sepanjang karirnya di dunia binaraga, Ade telah meraih berbagai gelar di ajang binaraga bergengsi. Di kompetisi nasional, Ade pernah meraih gelar juara National Championship secara beruntun pada tahun 1994 hingga tahun 1999. Prestasi terbaiknya tentu adalah medali emas yang ia persembahkan untuk Indonesia di SEA Games tahun 1997. Kehidupan Setelah Pensiun Setelah pensiun dari dunia binaraga, Ade Rai kini menggeluti karir sebagai pebisnis di berbagai bidang. Ia menjadi pendiri sekaligus pemilik sejumlah restoran, klub-klub malam dan pusat-pusat kebugaran yang berada di daerah Jakarta dan Palembang. Meski memiliki berbagai jenis usaha, pusat kebugaran tetap menjadi bisnis utama pria 49 tahun tersebut. Bukan hanya menjadi pemilik sejumlah pusat kebugaran, Ade juga kini masih sering memberikan tips-tips hidup sehat, terutama mengenai cara membentuk tubuh ideal. Ia juga menjual berbagai produk suplemen serta memberikan program pelatihan dan sertifikasi untuk orang-orang yang ingin menekuni bidang kebugaran. Wajah Ade Rai juga sempat beberapa kali menghias media-media massa seperti televisi dan radio. Melalui berbagai media tersebut, ia begitu aktif untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dan berolahraga. Selain tampil di televisi dan radio, Ade juga aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui majalah serta buku yang ia terbitkan sendiri. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID y3XU2KCshw-jMK5Q0vjnBrufQfKIgc7iaoX_H403kGaPktSJjVvzdw== Ade Rai Singkat I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai, Atlet binaraga / Ikon Binaraga Indonesia 6 Mei 1970 Direktori A Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, atlit, binaraga, olahragawanNamaI Gusti Agung Kusuma Yudha RaiLahirJakarta, 6 Mei 1970OrangtuaI Gusti Agung Rai Widjaja alm dan Selena SusantiPendidikanFakultas Sosial dan Politik, Hubungan Internasional, Universitas Indonesia, 1996SMA Kanisius, 1989Prestasi & PenghargaanIFBB Indonesian National Championship, 1st Heavyweight & Overall, Best Bodybuilder 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2002, 2007ABBF/IFBB Mr. Asia 1995 & 1998 & 1995IFBB SEA Games Gold Medal 1997Musclemania World, 1st Light Heavyweight & Overall Winner 1996Superbody World Professional, Overall Winner 2000Musclemania World Professional, Overall Winner 2000Parama Krida Pratama Sport Award dari Republik Indonesia Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga MENPORASatya Karhya Bhakti Olahraga dari Komite Olahraga Nasional Indonesia KONIWalk of Fame Sports Mall Kelapa Gading Jakarta Award 2004 dari Gubernur DKI JakartaREEBOK DISTINGUISHED ATHLETE of 2000Best Athlete 2000 Gillette World of Sports Award di Indonesia bersama Susi Susanti & Yayuk BasukiAtlet Favorit Tahun 2002 RCTI Sports & BOLA TabloidWorld Health Organization WHO Duta untuk Kehidupan Tanpa Rokok Health Champion 2002United Nations Development Programs UNDP Duta untuk Millenium Development Goal 2006Max Muscle Sports Nutrition 2003PHRI & MetroTV Spokesperson for Melawan Flu Burung 2006Outstanding Dedication To Sport of Indonesia Indonesia 2002Kyokushin Karate Indonesia Award 2002Hindu Award 2004Celebrity Fitness Award 2004Mens Health Award 2006Golds Gym Award 2007Life Time Achivement Award 2009 dari Universal dan Winlab SupplementsPendiriKlub Ade Rai Fitness CentersIndonesia’s First Bodybuilding & Fitness Magazine “Adiraga”Rai NutritionIndonesia’s First Fitness & Bodybuilding NutritionRai InstituteFitness Education CenterAde Rai Yoghurt FitnessHealthy Fat-Free Hi-Protein YoghurtRaizorIndonesia’s First Fitness ShoesRai Fitness Primier BandungPromotor Event OrganizerAde Rai Open 1997Siswaraga 1999, 2001, 2003, 2006, 2007, 2008Pestaraga 1998, 1999, 2000, 2001, 2002, 2005, 2006, 2007Indonesian National Championships 1999Musclemania Indonesia 2000Musclefest 2002Fame Fitness & Model Expo Jakarta Fitness Festival 2004, 2005, 2006, 2007PenulisTabloid BOLA 1997-2002Kolom Fitnes di CornerKoran Tempo SabtuRubrik artikel dan konsultasi kebugaranCBN Cyberman Health ColumnKonsultasi kebugaranThe Jakarta PostMonthly Fitness & Health ColumnPerjalanan KarirTrainer di Universitas Reebok Kelas Personal Training Class 2001-2002Sponsored Athlete of American Sports Network Inc. 1996-2000BukuAde Rai Introduction To BodybuildingAde Rai Gaya Hidup SehatFitness & BinaragaAde Rai Bakar LemakTanpa Lapar Tanpa LemasAde Rai Tingkatkan Fitness IQ Anda! Rahasia tuntas bakar lemak dan gaya hidup sehatPresenter televisi dan radioRadio Show, “FITNESS CORNER with ADE RAI” MUSTANG FM & 88MHz Live Thursday, 4-5PM, 2002-2005Gelar Panco INDOSIAR, 2003-2006Radio Show, “Smart Health with RAI Institute” SmartFM Live in 10 Indonesia’s Cities, 2006sekarangFitness Program, Inspiration on QTV, 2007Fitness Program at Liputan 6 Pagi at SCTVSmart Health on Smart FM, Live Radio Talkshow Every Saturday AM WIB to 14 Cities in IndonesiaBe fit and healthy with Ade Rai on Radio B 95,6 FM Bandung LIVE every tuesday nite 7pm8pm WIBModel / DutaPanther Energy Drink, 1996-1998Reebok Sports Shoes & Apparel, 1998-2002Oakley Sports Eyewear, 2000Twinlab Sports Nutrition, 1999-2000Dream Line Latex & Spring Bed, 2000-2004Top 1 Oil Motor Oil, 2000Sensor Bisco Healthy Snack For Kids, 2000Semen Gresik Cement, 2001Max Muscle Sports Nutrition, 2003Alteco Super Glue, 2003Norimaki Biscuit, 2003Kymco Motorcycle, 2003Epson Printer, 2004-2006Kuku Bima Energy Energy Drink, 2005sekarangWim Cycle Bicycle, 2006Bata Shoes & Apparel 2007sekarangFusion Excel International Energy Pendant, 2008Pembicara dalam seminar, Fitness Encouragement & Champion Motivation Coach at Public & Private Corporations, Schools, Drug Rehabilitation Centers, Provincial Surgeon Generals, dsbAnggotaMember of Indonesian Kyokushin Karate Organization DKI JakartaKlub Ade Rai FranchiseAlamat kantorRAI Institute / Lean Science, Slimming & Fat-Loss Center, Suite Apartemen Wisma Gading Permai Jl. Gading Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara Seberang Sports Club. Telp. 0878 Advertisement Website Data Tokoh Indonesia "Indonesian icons" is a series offering in-depth explorations of figures, elements and events that have defined the country, from noteworthy people and culinary delights to historic locales and unforgettable moments. More than two decades after his retirement from professional competition, Ade Rai remains the only Indonesian bodybuilder to have crossed over to mainstream celebrity. Known for his signature friendly smile and model-worthy looks, Ade is still busy promoting healthy lifestyles, including as a guest speaker at events and through appearances in various advertisements. Ade is the second of four children from father I Gusti Agung Rai Widjaja and mother Selena Susanti. He was born in Jakarta on May 6, 1970, as I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha. At age 9, Ade was set on becoming a badminton player. Like many Indonesians, he had seen the glory the sport had brought to the country – especially at the Olympics – and wanted to be part of it. After struggling as a junior shuttler, even after years of practice, Ade eventually switched to bodybuilding. Ade told The Jakarta Post that he had never thought about how his life would have been if he had stuck with badminton. “I failed at badminton,” he said matter-of-factly. “If I could have been a champion, I would have probably stayed.” Ade said he was grateful that fate had steered him toward bodybuilding. “Bodybuilding has given me only good things – nothing else,” he said. Arm wrestling past Ade didn’t choose bodybuilding at random. In his senior high school years, his friends would hold friendly arm wrestling competitions. This inspired him to work on his muscles, to get a competitive edge. An acquaintance who was a trainer told him that he had what it would take to be a professional bodybuilder. Ade Rai won his first national bodybuilding championship in 1994 at the age of 24. It didn’t come easily. As a teenager, 183-cm-tall Ade Rai weighed only 55 kilograms. He slowly built his figure through dedication. Vowing never to use steroids or other performance-enhancing drugs, Ade Rai taught himself to be a natural bodybuilder. He studied the right ways to eat, sleep and train for the sport. Starting strong Ade Rai won his first national bodybuilding championship in 1984 at the age of 24. Instagram/Courtesy of Ade Rai Instagram His victories began to amass. In 1995, he won Hong Kong’s Mr. Asia bodybuilding competition – his first international title. He also won Musclemania World USA in 1996, one of the world’s most prestigious drug-free bodybuilding competitions at the time. Winning the gold medal for Indonesia at the 1997 Southeast Asian Games in Jakarta was another memorable achievement. In 2000, his last year as a professional athlete, Ade Rai won Superbody World Championship USA as well as a second Musclemania World title. Healthy lifestyle advocate Ade’s anti-drug stance is a central part of his image. “[Normalizing performance-enhancing drugs] is like saying that it’s okay for a top politician to indulge in corruption. No matter who you are, corruption is a big no,” he said. He said anyone who used shortcuts to sculpt their body had forgotten the meaning of the sport and that the consequences of abusing drugs were simply not worth it. Ade estimated that 90 percent of bodybuilders in Indonesia, both amateur and professional, used performance-enhancing drugs. “I don’t care whether someone is a professional bodybuilder or not. It’s not wise to compromise our futures just because we want better bodies,” he said. Champion Ade Rai won a gold medal representing Indonesia at the 1997 Southeast Asian Games in Jakarta. Instagram/Courtesy of Ade Rai Instagram Branching out Following his retirement from professional bodybuilding, Ade established Rai Fitness, a fitness center brand that includes a health food restaurant. In 2006, he established the RAI Institute, which focuses on training fitness professionals for certification. “One of my aspirations is to educate people about healthy lifestyles,” he said. For a time in 2012, Ade was a columnist for The Jakarta Post. He answered readers’ questions about health, training and nutrition. In 2020, he attracted public attention by helping 13-year-old Arya Permana lose 110 kg in three years by supervising his training. Arya, once dubbed Indonesia’s fattest kid, weighed 193 kg at one point. He lost the weight after dieting, engaging in strict training regimens and undergoing medical procedures and plastic surgery. Ade reached out to Arya’s family in 2016 out of concern for the teenager’s situation. The bodybuilder regularly uploaded pictures and videos of himself training with Arya. Ade said Arya’s success was mostly the result of the teenager’s good attitude and determination, as well as support from his family. In an era of social media fitness influencers, Ade remains a mainstay. On YouTube, where Ade is committed to never asking viewers to “like” his videos or subscribe to his channel, he has 116,000 subscribers – even though he last uploaded a video 4 years ago. He has 488,000 followers on Instagram. The idol's idol Ade Rai with his mother Selena Susanti, who died last week at the age of 77. Instagram/Courtesy of Ade Rai Instagram For him, however, the numbers are not that important. “[What matters is that] people can find something useful [in my content],” he said. Ade added that because he had been around for 35 years, he hardly needed to seek validation. The most important thing was sharing with people what bodybuilding had given him. On July 23 of this year, Ade lost his mother, who died in Jakarta at the age of 77. “My mother always believed in me, in my endeavors, in helping other people. She always supported me. We will always miss her,” he said.

ade rai i gusti agung rai widjaja